Watch videos with subtitles in your language, upload your videos, create your own subtitles! Click here to learn more on "how to Dotsub"

How to Find Purpose in Your Life Robert Quinn Goalcast

0 (0 Likes / 0 Dislikes)
Jika Anda memiliki kehidupan yang didorong oleh sebuah tujuan Anda akan (merasa) umur Anda bertambah, (merasa) hidup lebih lama Izinkan Saya membagi dua cerita Cerita pertama kami mewawancarai salah seorang guru di sekolah Dia mengatakan,” Tahun pertama (mengajar) terasa seperti di surga Namun di tahun kedua terasa seperti di neraka” Di kelas terdapat seorang anak yang sulit di tangani Suatu hari anak tersebut berada di pintu kelas dan membuat keributan dengan tangan & kakinya Saya kehilangan kesabaran Sang guru mengatakan “Saya malu mengatakan ini namun Saya berjalan kearah anak tesebut dengan niat menendangnya” Untunglah dia berdiri (sadar) dan lari. Namun Saya terus berjalan berjalan menuju kantor kepala sekolah Disana Saya mengatakan “sudah cukup, Anda memilih Saya atau Dia (murid tersebut) Pada akhirnya Kepala sekolah memutuskan untuk mengeluarkan anak tersebut dari sekolah. Saya (sang guru) merasa tidak enak Saya mencoba berbicara dengan kolega Saya dan menceritakan kejadian ini kepada mereka Mereka mengatakan kepada Saya “Anda bukanlah kunci untuk semua pintu” sembari menangis Setelah beberapa saat, sang guru melihat ke atas dan berkata “Saya benci kata kata itu, Anda tidak bisa menjadi kunci untuk semua pintu” Sejak saat itu Saya (sang Guru) memutuskan untuk menjadi kunci untuk semua pintu Alih-alih mendorong (mengusir) anak yang bermasalah Saya mulai mencari (membantu) mereka. Saya mulai menarik mereka ke dunia Saya Saya membaca setiap buku yang dapat Saya temukan membuat catatan, melakukan eksperimen, dan mencatat hasil hasil eksperiment tersebut Kemudian dia mengatakan kepada dirinya “ Mulai hari ini, Sayalah kunci untuk semua pintu”. Ketika ada anak bermasalah di sekolah, mereka mengatakan serahkan kepada Dia (sang Guru) “Dia sepertinya mengerti bagaimana menangani mereka” Ini merupakan kisah sebuah pembelajaran yang transformatif (transformative learning) Ketika Saya memiliki tujuan yang lebih tinggi, Saya menemukan energi dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Cerita kedua merupakan cerita pribadi Saya (Speaker). Saya dulu memiliki seorang anak perempuan. Dia masih single saat menetap di Washington D.C Dia berada di titik dimana Dia berpikir “Tidak ada laki laki baik yang tersisa di Bumi” Kemudian dia menemukannya (laki-laki baik). Dia sangat bersemangat (excited), hubungan asmara terjalin hingga suatu hari telepon rumah kami berdering Dia berbicara dengan ibunya dan Saya dapat menebak apa yang sedang terjadi Laki-laki tersebut telah meninggalkannya Anak perempuan kami merupakan anak pertama, dan setiap anak pertama memiliki kesamaan karakter Saat mereka sedih, mereka ingin kalian merasakan hal yang sama Anak kami mengatakan “Saya akan pulang minggu ini” Istri Saya menutup telepon dan mengatakan “kamulah Ayahnya, maka kamulah yang harus menjemputnya di bandara udara.” Di hari berikutnya, Saya menjemputnya. Anak kami memasuki mobil dan kalimat pertama yang diucapkan bukanlah sapaan “Halo atau apa kabar?” namun Anak kami menggerutu “itu tidak adil…curang.” Lima menit kemudian, dia mulai berhenti dan menghela nafasnya Saya kemudian berkata “apakah kamu memecahkan masalah atau mecari sebuah purpose (alasan/tujuan). Kami kemudian berhenti dan menepikan kendaraan kami Anak kami menghela nafas kembali dan Saya tanyakan kembali pertanyaan yang sama Anak kami menjawab “Apa yang kamu bicarakan? Inilah kenyataan di dunia” Lalu Saya katakan kepadanya “Saya rasa apa yang Saya tanyakan berlaku juga di dunia nyata” Saya kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil secarik kertas dari buku catatan Saya dan berkata “Robert Quinn, Pernyataan Hidup (Life Statement). Anak kami kemudian melihatnya dan terdiam beberapa saat Kemudian Anak kami bertanya “ketika kamu merasa sedih, kamu membaca ini?” Lalu Saya jawab “Tidak, ketika Saya sedih, Saya menulisnya kembali, tulisan ini telah diubah ratusan kali”. Anak kami lalu mengatakan “Ya, Saya sulit memahami beberapa hal yang tertulis disini” Saya kemudian mengatakan “Ya, ini ditulis sesuai dengan yang membacanya, Satu orang, yaitu Saya (Robert Quinn)”. Dan kemudian keajaiban datang, Anak kami mengatakan, “Apakah menurutmu Saya dapat menulis seperti ini? Saya pun menjawabnya “Tentu saja bisa”. Kemudian anak kami pergi menuju kamar tidurnya dan menghabiskan satu stengah hari untuk menyelesaikan Life Statementnya Keajaiban yang terjadi adalah Saya tidak perlu menderita (mendengarkan keluhan Anak saya) hari itu. Kemudian Anak kami kembali ke Washington D.C. dan beberapa hari kemudian Saya mendapatkan email darinya. Anak kami mengatakan, “Dia (mantan kekasih) menghubungi Saya)”. Anak kami mengatakan “Saya menulis surat ini” Saya pun membaca isi surat tersebut dan cukup terkejut karena isi surat sangat terbuka, jujur dan“rapuh” Pada akhir surat Anak kami menuliskan “Teman sekamar ku mengatakan Saya tidak boleh memberikan surat ini kepadanya (mantan kekasih)” Hal yang menarik adalah kenapa kita tidak boleh memberikan surat ini kepada pria tersebut? Kamu seharusnya tidak mengatakan perasaanmu (yang sebenarnya) kepada Pria yang meninggalkanmu Kemudian Anak kami melanjutkan “Teman sekamar Saya tidak mengerti bahwa apa yang dipikirkannya (mantan kekasih) sudahlah tidak penting lagi”. Tunggu dulu! beberapa hari yang lalu, Anak kami mengatakan Pria tersebut telah menghancurkan hidupnya namun kini Anak kami mengatakan apa yang dipikirkannya (mantan kekasih) tidaklah penting Anak kami mengatakan, “inilah Saya yang sebenarnya, Saya tidak menyadari hal ini (sejak lama) Sekarang Saya mengerti, tidaklah penting apa yang dipikirkan orang lain Sekarang Anda menyadarinya? Ketika kita memperjelas purpose (tujuan) kita Anda menarik kembali kontrol terhadap kondisi dimana Anda sibuk mencemaskan apa yang orang lain pikirkan dan memusatkan pikiran Anda Anda menjadi peka, tidak memberontak, tetap fokus (centered) dan Anda menjadi lebih menguasai diri Anda (powerful Berikut ini adalah hal yang menarik, beberapa bulan berikutnya Anak kami mendapatkan promosi dan karirnya menjadi lebih baik Kenapa hal ini terjadi? Bukankah Anak kami putus dengan kekasihnya? Kenapa karirnya dapat melesat? Karena jika Anda menemukan purpose (tujuan) dan meaning dari apa yang Anda lakukan di salah satu bagian dari hidup Anda hal tersebut akan tumbuh dan menyebar ke seluruh bagian hidup Anda Perusahaan tersebut kedatangan wanita (Anak kami) dengan pakaian yang sama, bentuk tubuh yang sama tetapi bukanlah pegawai yang sama Untuk pertama kali wanita ini sekarang dipenuhi oleh jiwa kepemimpinan Pada saat seseorang memiliki meaning (tujuan) dan integritas, keadaan akan berubah. Penelitian menemukan bahwa ketika Anda melepaskan kepuasan pribadi atau tujuan pribadi dan kita memutuskan untuk mencapai contributive goals (kepentingan orang banyak) maka Anda akan menjadi orang yang ”berbeda.” Fungsi secara biologis berubah, proses berpikir berubah, lebih cepat belajar (learning accelerates) sehingga Anda terus berkembang. Satu hal terakhir yang dapat Saya simpulkan kita di desain untuk memiliki mekanisme mencari dan memiliki purpose (tujuan) Pengalaman – pengalaman didalam kehidupan (baik dan buruk) mengajarkan/memberitahukan sesuatu tentang diri kita dan pada akhirnya membentuk jati diri kita Jika kita melihat dengan seksama hal-hal tersebut (pengalaman hidup kita), kita dapat menentukan apa purpose (tujuan) hidup kita Setiap orang dapat memperjelas (menemukan) purpose (tujuan) hidup mereka, menjadi kunci untuk setiap pintu, menjadi solusi untuk setiap permasalahan.

Video Details

Duration: 7 minutes and 52 seconds
Country:
Language: English
License: Dotsub - Standard License
Genre: None
Views: 0
Posted by: aditpujo on Aug 29, 2018

Caption and Translate

    Sign In/Register for Dotsub above to caption this video.